BYD, produsen kendaraan listrik terkemuka asal Tiongkok, telah resmi meluncurkan sub-merek premiumnya, Denza, di Indonesia pada Januari 2025 dengan memperkenalkan model MPV listrik mewah, Denza D9, yang dibanderol seharga Rp950 juta per unit.
Denza N9, SUV mewah terbaru dari BYD, telah memulai produksi massal di Tiongkok dan dijadwalkan meluncur di pasar Tiongkok pada Maret 2025. SUV ini menawarkan dua varian, yaitu plug-in hybrid (PHEV) dan listrik murni. Varian PHEV menggabungkan mesin bensin 2.0T dengan tiga motor listrik yang menghasilkan total daya 912 tenaga kuda, sementara varian listrik murni memiliki tiga motor listrik dengan total output 952 tenaga kuda. Denza N9 juga dilengkapi dengan fitur canggih seperti sistem kontrol tubuh cerdas DiSus-A dan interior mewah dengan tiga layar utama.
Meskipun Denza N9 telah diproduksi massal dan siap meluncur di Tiongkok, kehadirannya di pasar Indonesia belum dapat dipastikan. Luther T. Panjaitan, Head of Marketing PR and Government Relation BYD Auto Indonesia, menyatakan bahwa saat ini perusahaan masih fokus pada produk yang sudah ada, seperti Denza D9. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan Denza N9 di Indonesia di masa mendatang, tergantung pada penerimaan dan permintaan pasar terhadap merek Denza.
Selain itu, BYD berencana menyelesaikan pembangunan pabrik senilai $1 miliar di Subang, Jawa Barat, pada akhir 2025. Pabrik ini akan memiliki kapasitas produksi 150.000 unit kendaraan listrik per tahun dan difokuskan untuk pasar ekspor. Langkah ini menunjukkan komitmen BYD untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dengan demikian, meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai peluncuran Denza N9 di Indonesia, perkembangan positif dari BYD dan Denza di pasar lokal memberikan harapan bahwa SUV mewah ini mungkin akan hadir di Tanah Air di masa yang akan datang.