Jakarta – Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) bersama perusahaan teknologi asal Jerman memastikan bahwa bahan bakar minyak (BBM) yang diproduksi oleh PT Pertamina (Persero) telah memenuhi standar kualitas internasional. Langkah ini dilakukan guna menjawab tantangan industri energi yang semakin ketat dan memastikan BBM yang dipasarkan di Indonesia memiliki performa terbaik serta ramah lingkungan.
Audit dan Pengujian Kualitas BBM
Sebagai lembaga independen yang bertugas mengawasi dan meneliti mutu produk migas di Indonesia, Lemigas secara rutin melakukan pengujian terhadap produk BBM Pertamina. Dalam kolaborasi dengan perusahaan Jerman yang bergerak di bidang teknologi energi dan bahan bakar, audit menyeluruh dilakukan guna memastikan BBM Pertamina sesuai dengan standar Euro dan regulasi emisi global.
Kepala Lemigas, Triono Wahyu Budi, menjelaskan bahwa pengujian ini melibatkan berbagai parameter seperti kandungan sulfur, stabilitas oksidasi, angka oktan (RON), dan dampak emisi gas buang.
“Hasil pengujian menunjukkan bahwa BBM Pertamina, khususnya jenis Pertamax dan Dex Series, memiliki kualitas yang kompetitif dengan standar internasional. Bahkan, beberapa produk sudah sesuai dengan standar Euro 4 dan Euro 5 yang diterapkan di negara-negara maju,” ujar Triono dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/3).
Peran Perusahaan Jerman dalam Peningkatan Kualitas
Perusahaan asal Jerman yang terlibat dalam proyek ini dikenal memiliki teknologi canggih dalam pengujian dan sertifikasi bahan bakar. Melalui kerja sama ini, Indonesia berupaya meningkatkan kualitas BBM yang tidak hanya berdampak pada kinerja kendaraan tetapi juga pada pengurangan emisi karbon.
Direktur Riset dan Inovasi Teknologi di perusahaan Jerman tersebut, Hans Müller, menegaskan bahwa standar yang diterapkan dalam pengujian BBM Pertamina sudah sejalan dengan regulasi Uni Eropa.
“Kami menggunakan teknologi analisis terkini untuk menguji stabilitas dan efisiensi BBM. Berdasarkan hasil uji laboratorium, BBM Pertamina memiliki performa yang baik, tidak hanya dalam hal pembakaran yang lebih bersih tetapi juga efisiensi konsumsi bahan bakar,” kata Müller.
Dampak Positif bagi Industri dan Lingkungan
Dengan terjaminnya kualitas BBM Pertamina, diharapkan konsumen mendapatkan produk bahan bakar yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan kendaraan modern. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan polusi udara di kota-kota besar.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai bahwa pengujian ini menjadi bukti bahwa Indonesia siap menuju transisi energi yang lebih bersih dengan meningkatkan standar BBM yang lebih ramah lingkungan.
“Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi gas buang dan mendukung penggunaan energi yang lebih berkelanjutan. Jika BBM berkualitas, maka efisiensi kendaraan meningkat, emisi berkurang, dan tentu saja dampaknya baik bagi lingkungan,” ujar Direktur Jenderal Migas, Tutuka Ariadji.
Kesimpulan
Keberhasilan Lemigas dan perusahaan Jerman dalam menjamin kualitas BBM Pertamina menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan daya saing produk bahan bakar nasional. Dengan terus berinovasi dan mengikuti standar global, Indonesia semakin siap dalam menghadapi tantangan industri energi masa depan.
Peningkatan kualitas BBM ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi efisiensi bahan bakar kendaraan maupun dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.