Jakarta, 19 Februari 2025 – Kepergian Christopher Farrel (22), seorang mahasiswa yang hilang secara misterius di Pantai Pandan Payung, masih menyisakan duka dan tanda tanya besar bagi keluarga. Sang ibunda, Yuliana Siregar, mengungkapkan bahwa putranya adalah sosok yang aktif dan gemar berpetualang, namun tidak pernah menunjukkan tanda-tanda gegabah dalam menghadapi alam.
Dalam wawancara eksklusif, Yuliana menyampaikan harapannya agar anaknya segera ditemukan, meskipun pencarian yang sudah berlangsung lebih dari tiga hari belum membuahkan hasil. “Saya yakin anak saya masih hidup. Dia anak yang kuat. Saya mohon kepada semua pihak untuk terus membantu pencarian,” ungkapnya dengan suara bergetar.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, Christopher Farrel terakhir kali terlihat pada Minggu sore saat berenang bersama dua temannya di Pantai Pandan Payung, sebuah destinasi wisata yang terkenal dengan ombaknya yang cukup kuat. Saat itu, cuaca dalam kondisi cerah, tetapi gelombang laut mulai meninggi menjelang petang.
“Saya lihat dia masih di dekat kami, tapi tiba-tiba ada arus besar yang menariknya ke tengah. Kami sempat berusaha menolong, tapi ombaknya terlalu kuat,” ujar Bima, salah satu teman Christopher yang ikut dalam perjalanan tersebut.
Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan relawan lokal, telah menyisir area pantai dengan menggunakan perahu karet dan drone pencari sejak hari pertama kejadian. Namun, hingga kini, belum ada tanda-tanda keberadaan Christopher.
Spekulasi dan Faktor Alam
Pantai Pandan Payung memang dikenal memiliki karakteristik ombak yang bisa berubah secara tiba-tiba akibat pertemuan arus laut dari dua sisi. Menurut ahli oseanografi dari Universitas Indonesia, Dr. Arif Wijaya, fenomena arus balik atau rip current di pantai ini bisa sangat berbahaya bagi perenang yang tidak waspada.
“Arus balik bisa menyeret seseorang ke tengah laut dalam hitungan detik. Biasanya, korban yang tidak tahu cara melawan arus akan panik dan kelelahan, yang justru membuat mereka lebih mudah tenggelam,” jelasnya.
Namun, beberapa warga setempat mengungkapkan bahwa hilangnya seseorang di pantai tersebut bukanlah kejadian pertama. Mereka percaya bahwa ada unsur mistis yang berkaitan dengan peristiwa ini. “Sudah beberapa kali ada orang hilang di sini, dan kadang mereka ditemukan di tempat yang jauh dari lokasi awal,” ujar Rahmat, seorang nelayan setempat.
Harapan Keluarga
Di tengah pencarian yang masih berlangsung, keluarga Christopher terus memohon bantuan dari masyarakat untuk memberikan informasi jika melihat tanda-tanda keberadaan putra mereka. “Kami percaya keajaiban bisa terjadi. Tolong, siapa pun yang bisa membantu, kami sangat berterima kasih,” kata Yuliana dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan upaya pencarian hingga ada kepastian mengenai nasib Christopher. “Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak yang terlibat. Sampai saat ini, kami belum mengesampingkan kemungkinan apa pun, termasuk faktor cuaca maupun skenario lainnya,” ujar Kapolres setempat, AKBP Andi Pratama.
Masyarakat kini menanti apakah upaya pencarian ini akan membawa kabar baik atau justru memperkuat misteri hilangnya Christopher Farrel di perairan Pantai Pandan Payung.