Beijing, 19 Februari 2025 – Sebuah momen langka terjadi di sela-sela pertemuan ekonomi tingkat tinggi di Beijing. Jack Ma, pendiri Alibaba yang sempat menghilang dari publik setelah konflik dengan regulator China, tampak berjabat tangan dengan Presiden Xi Jinping. Momen ini segera memicu spekulasi bahwa Ma telah kembali ke dunia bisnis setelah bertahun-tahun dalam bayang-bayang ketidakpastian.
Jabat tangan itu terjadi di sela-sela Forum Ekonomi Asia yang dihadiri oleh para pemimpin bisnis dan pejabat tinggi pemerintah. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial China, Xi Jinping terlihat berbincang singkat dengan Ma sebelum keduanya bersalaman di hadapan para delegasi.
Jack Ma dan Kejatuhan Singkatnya
Sejak mengkritik sistem keuangan China pada tahun 2020, Jack Ma mengalami tekanan luar biasa dari pemerintah. IPO raksasa fintech miliknya, Ant Group, dibatalkan secara mendadak oleh otoritas keuangan China, dan Alibaba pun menghadapi pengawasan ketat. Ma sendiri sempat menghilang dari sorotan publik selama berbulan-bulan, memicu spekulasi mengenai masa depannya.
Meskipun kemudian muncul dalam beberapa kesempatan di luar negeri, Ma mengalihkan fokusnya ke sektor pendidikan dan pertanian, mengurangi keterlibatannya dalam bisnis teknologi. Namun, jabat tangan dengan Xi Jinping kali ini mengisyaratkan bahwa situasi mungkin telah berubah.
Sinyal Pemulihan Hubungan?
Menurut pengamat politik China, Dr. Li Wei dari Universitas Tsinghua, jabat tangan ini bukan sekadar gestur sopan, tetapi bisa menjadi simbol pemulihan hubungan antara pemerintah dan sektor swasta.
“Ini bisa diartikan sebagai sinyal bahwa Beijing ingin menunjukkan bahwa mereka masih mendukung dunia usaha, terutama di tengah tekanan ekonomi yang mereka hadapi saat ini,” ujarnya.
China saat ini tengah berupaya memulihkan kepercayaan investor setelah beberapa tahun terakhir mengalami perlambatan ekonomi akibat pandemi, regulasi ketat, dan gejolak di sektor properti. Pemerintah diperkirakan sedang mencari cara untuk merangkul kembali pengusaha besar seperti Ma guna mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.
Dampak bagi Dunia Bisnis
Saham Alibaba melonjak di bursa Hong Kong setelah video jabat tangan tersebut viral. Investor tampaknya melihat ini sebagai tanda bahwa era pembatasan ketat terhadap perusahaan teknologi besar di China bisa mereda.
“Jika benar Ma mendapatkan kembali kepercayaan Beijing, ini bisa membuka jalan bagi kebangkitan sektor teknologi di China,” kata analis pasar dari Morgan Stanley, James Liu.
Namun, masih ada skeptisisme apakah jabat tangan ini benar-benar menandakan kembalinya Jack Ma ke dunia bisnis secara penuh. Beberapa pengamat menilai bahwa ini lebih merupakan langkah simbolis dari pemerintah untuk menenangkan investor, tanpa benar-benar mengubah kebijakan regulasi yang ketat terhadap perusahaan teknologi.
Untuk saat ini, dunia bisnis dan para investor akan menunggu langkah berikutnya. Apakah Jack Ma benar-benar “is back” atau hanya muncul sesaat dalam permainan politik ekonomi China?