Bogor, Jawa Barat – Aksi kriminal jalanan kembali menghantui warga Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Sekelompok begal bersenjata tajam beraksi brutal dengan menendang korban hingga terjatuh sebelum menodongkan celurit. Kejadian ini berlangsung pada Selasa (13/2) dini hari dan sempat terekam kamera CCTV warga sekitar.
Menurut saksi mata, insiden tersebut terjadi di jalan sepi yang minim penerangan. Korban, seorang pria berusia 24 tahun, saat itu tengah mengendarai sepeda motor pulang dari tempat kerjanya. Tiba-tiba, dari arah belakang, sekelompok pelaku yang berjumlah empat orang dengan dua sepeda motor memepet dan menendangnya hingga terjatuh ke aspal.
“Saat korban terjatuh, salah satu pelaku langsung mengayunkan celurit ke arah korban sambil mengancam agar tidak melawan,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut dari kejauhan.
Korban Dipaksa Serahkan Barang Berharga
Dalam kondisi terkejut dan kesakitan, korban hanya bisa pasrah saat para pelaku merampas sepeda motornya, ponsel, serta dompet yang berisi uang tunai dan kartu identitas. Tak hanya itu, pelaku juga sempat menendang korban yang sudah dalam keadaan tak berdaya sebelum akhirnya melarikan diri ke arah perbatasan Depok.
“Saya tidak berani melawan karena mereka membawa senjata tajam. Saya hanya bisa menyerahkan semua barang saya sambil berharap mereka tidak melukai saya lebih parah,” ungkap korban saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.
Setelah para pelaku kabur, korban yang mengalami luka ringan akibat benturan langsung dibantu oleh warga setempat dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Polisi Lakukan Penyelidikan, Warga Diminta Waspada
Kapolsek Tajurhalang, AKP Rahmat Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan kejadian dan sedang melakukan penyelidikan. Tim Reserse Kriminal (Reskrim) telah mengumpulkan rekaman CCTV dari sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku.
“Kami menduga ini adalah kelompok begal yang sudah beraksi beberapa kali di wilayah perbatasan. Saat ini kami tengah memburu mereka dan meminta masyarakat yang memiliki informasi lebih lanjut untuk segera melapor,” ujar AKP Rahmat.
Ia juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati, terutama saat bepergian di malam hari. “Jangan bepergian sendirian di tempat sepi, terutama saat larut malam. Jika memungkinkan, gunakan jalur yang lebih ramai dan terang,” tambahnya.
Maraknya Aksi Begal, Warga Desak Keamanan Ditingkatkan
Kejadian ini semakin mempertegas keresahan warga Tajurhalang terhadap aksi kriminalitas yang meningkat belakangan ini. Beberapa warga mengaku takut keluar rumah di malam hari, terutama di jalur-jalur yang sering digunakan para begal untuk beraksi.
“Kami sangat khawatir, karena kejadian begal ini bukan yang pertama kali. Kami berharap ada patroli lebih rutin dari polisi, terutama di daerah yang rawan,” kata Rudi, salah satu warga setempat.
Pihak kepolisian berjanji akan meningkatkan patroli malam dan menempatkan personel di titik-titik rawan kejahatan untuk mencegah kejadian serupa. Selain itu, koordinasi dengan warga untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan juga sedang dipertimbangkan.
Aksi begal yang semakin nekat dan brutal ini menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih waspada dan meningkatkan keamanan di lingkungan sekitar. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
4o